PENTINGNYA KEPEMIMPINAN
DALAM KONSEP PENGAMBILAN KEPUTUSAN
A.
Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah proses mempegaruhi dan menciptakan kegiatan yang
diorganisir kelompok dalam usahanya untuk mencapai suatu tujuan organisasi yang
telah ditentukan dengan efektifitas maksimum dan kerjasama dari tiap-tiap
individu.
B.
Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan adalah proses memilih suatu alternative cara
bertindak dengan metode yang efisien sesuai situasi yang dilakukan oleh ketua
dalam suatu kegiatan untuk menemukan dan menyelesaikan masalah dalam suatu
organisasi yang akan menghasilkan keputusan untuk kebaikab bersama.
Menurut
Henry Mintzberg ada 3 peran utama bagi seorang pemimpin :
1. Peran yang bersifat Interpersonal
2. Peran yang bersifat Informasional
3. Peran yang bersifat Pengambilan
Keputusan
Dalam sebuah
Kepemimpinan ada beberapa Gaya Kepemimpinan :
a. Gaya Otokratis
b. Gaya Demokratis
c. Gaya Kendali Bebas
PERAN KEPEMIMPINAN
DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Beberapa
proses pengambilan keputusan :
a. Persepsi seseorang tentang situasi
lingkungan sangat penting dan peka terhadap situasi yang mungkin menjadi
penyebab timbulnya masalah.
b. Berusaha memahami sesungguhnya yang
sedang terjadi dalam situasi maslah tertentu.
c. Mendefinisikan masalah yang dihadapi
untuk dipecahkan.
d. Menentukan alternative daripada
metode dan cara pemecahannya.
Dalam proses
pengambilan keputusan memerlukan keberanian, karena setiap keputusan pasti
memiliki resiko. Fungsi pengambilan keputusan sebagai strategi kepemimpinan sangat
penting perannya. Keberanian mengambil keputusan, bagi organisasi berarti
pemimpinnya mengetahui cara mencapai tujuan organisasi yang akan memberikan
manfaat pada semua anggota organisasi. Seorang pemimpin harus mampu
mengkomunikasikan keputusan yang telah ditetapkannya pada anggota organisasi
yang dilaksanakan. Dan seorang pemimpin harus mampu mengambil keputusan dalam
berbagai situasi, dengan memilih alternative terbaik di antara sejumlah alternative
keputusan yang dihadapinya. Alternatif harus dipilih yang resiko negatifnya
paling kecil agar tidak merugikan organisasi. Pemimpin harus mampu menjelaskan alasan
memilih salah satu alternative keputusan dengan cara yang paling mudah di
pahami, agar mendapat dukungan dalam pelaksanaanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar